Published On: Wed, Dec 16th, 2015

IT Security Masih Kekurangan SDM

mercubuana

Sumber daya manusia di bidang IT security masih terbilang sangat kurang di Indonesia, bahkan di dunia. Padahal kebutuhan akan sumber tersebut semakin tinggi dari waktu ke waktu. Fakta ini diungkapkan Kepala Lab. Network Security Perbanas Institute, I Gusti Nyoman Mantra dalam seminar nasional IT Forensic, di Kampus Universitas Mercubuana, Selasa, (15/12/2015).

Dalam paparannya Mantra mengatakan bahwa IT Security sebenarnya merupakan salah satu pekerjaan yang sangat menjanjikan, “Salary-nya tergolong sangat tinggi, namun peminatnya masih sangat sedikit,” ujarnya. Oleh karena itu Mantra mengajak para peserta seminar yang kebanyak berasal dari kalangan mahasiswa tersebut, untuk dapat mengambil peluang dan mau menekuni bidang IT security.

Untuk menekuni bidang IT security Mantra mengungkapkan hal tersebut dapat ditempuh melalui jalur formal, non formal atau otodidak. “Tidak masalah secara otodidak, karena sebagian besar pakar IT mendapatkan ilmu mereka 70 persen dari belajar secara otodidak,” tambahnya.

“Namun untuk mendapatkan pekerjaan tersebut yang dibutuhkan adalah sertifikat keahlian, karena ketika melamar pekerjaan IT security, hal tersebut merupakan hal yang pertama kali dilihat oleh perusahaan,” jelas Mantra.

Memang saat ini ujar Mantra, untuk mendapatkan sertifikat masih memerlukan biaya yang cukup tinggi dan mungkin tidak dapat terjangkau oleh kalangan mahasiswa. Oleh karena itu dirinya mengharapkan kerjasama dari semua pihak khususnya dari pihak universitas, agar mau memfasilitasi sertifikasi tersebut, sehingga biaya untuk mendapatkan sertikat IT security dapat lebih terjangkau.

Apalagi saat MEA 2015, persaingan serta peluang pastinya akan semakin meningkat. Untuk memperoleh kesempatan terssebut maka diperlukan sumber daya manusia yang cukup banyak di bidang IT security.

Hal senada juga diungkapkan pemateri lainnya, AKBP Muhammad Nuh Al-Azhar yang merupakan pakar digital forensic dari Puslabfor Mabes Polri. Ujarnya sumber daya manusia merupakan hal yang terpenting dalam IT apalagi IT security. Karena dalam IT tidak dapat hanya mengandalkan software atau hardware saja, tanpa didukung sumber daya manusia yang mumpuni.

“Seperti halnya smartphone, ditangan orang biasa, mungkin fungsinya hanya akan sama seperti handphone biasa. Padahal jika ditangan smart people, bahkan hacking saja dapat dilakukan melalui smartphone,” ujar ketua Asosiasi Forensik Digita Indonesia (AFDI) tersebut.

Comments

comments

About the Author

Sineda Rudiputra

- Journalism enthusiast, writer, videographer, and photographer. Loves to build a papercraft and have strong passion with football.

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>