Published On: Thu, Dec 31st, 2015

Tim Cook Bantah Mangkir Pajak

ssl

CEO Apple Tim Cook dengan tegas mengatakan bahwa Apple tidak pernah sekalipun mangkir dari pajak yang dibebankan pada perusahaannya. Hal ini ia sampaikan di sela-sela talkshom CBC News beberapa waktu lalu. Cook dianggap mangkir pajak oleh pemerintah AS karena sebagian besar aset Apple berada di luar negeri. Pada acara tersebut, Cook menjelaskan bahwa investasi aset Apple di luar negeri bukan berdasarkan keengganan membayar pajak melainkan ada faktor kesempatan.

Seperti pada dengar pendapat usulan menyimpan backdoor pada sistem enkripsi, Cook mencontohkan bahwa Apple berinvestasi di Tiongkok tidak lepas dari adanya ketersediaan tenaga kerja ataupun upah buruh yang murah. Tim Cook dan Apple kini sedang dalam “masa-masa” rawan. Pemerintah AS tidak hanya menuding Apple mangkir pajak, tetapi juga menganggap sikap ngotot Cook untuk mempertahankan teknologi enkripsi dinilai berlebihan.

Setidaknya pemerintah AS menjelaskan bahwa Apple menyimpan miliaran pajak di Irlandia. Pajak tersebut berasal dari anak perusahaan Apple. Pemerintah AS menuntut Apple untuk tidak melakukan redomisili pajak di negara yang mereka jadikan ladang investasi. Cook membantah tuduhan pemerintah AS dengan mengatakan, “Apple membayar setiap dolarnya untuk pajak.”

Bantahan tersebut menurut Cook sangatlah rasional. “Bila pemerintah AS menuntut Apple untuk membawa kembali semua pajaknya, setidaknya perusahaan harus menanggung biaya sebanyak 40 persen dari total pendapatan,” imbuh Cook. Menurut hasil investigasi Senat AS, pada tahun 2012 Apple dicurigai menghindari pajak sebanyak 9 miliar dolar AS. Pajak tersebut menurut Senat tidak dibayarkan kepada pemerintah.

Setidaknya Apple berhasil meraup keuntungan dari tiga perusahaannya yang berada di luar negeri. Total pendapatan Apple di luar negara AS berkisar 181,1 miliar dolar AS. Bila dikaitkan dengan kewajiban pembayaran pajak, maka Apple harus membayar kewajibannya sebesar 59, 2 miliar dolar. Cook pun menambahkan bahwa undang-undang perpajakan di AS saat ini masih berorientasi di era industri bukan digital.

Menurut Rebecca Lester, salah satu asisten profesor di Stanford University menjelaskan bahwa perselisihan antara Apple dan pemerintah AS tidak terlepas dari melesetnya program reformasi pajak Washington. “Pemerintah dan perusahaan saling menunggu satu sama lain. Mereka menunggu siapa yang akan bergerak terlebih dahulu,” kata Rebecca, “inilah yang membuat Tim Cook frustasi.”

 

Comments

comments

About the Author

Iqbal Ramadhan

- Have a strong passion in security and social studies, journalism and public speaking. Used to be a former student of UNPAD IR Studies. Married man and father of a son. Love his hometown, City of Flower.

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>