Published On: Thu, Jan 14th, 2016

Serangan Cyber ISIS Akan Semakin Gencar Tahun Ini

isis

Firma keamanan PKWare menjelaskan bahwa serangan cyber yang dilakukan oleh ISIS akan semakin gencar di tahun ini. Hal tersebut disampaikan oleh CEO PKWare Miller Newton beberapa waktu lalu. Newton mengatakan bahwa ISIS mengetahui betul seluk beluk mana sajakah yang paling rentan dimiliki oleh suatu negara. “Target utama mereka adalah infrastruktur kritis seperti listrik, energi dan air serta institusi kesehatan dan jaringan milik penegak hukum,” tegas Newton.

Bukan itu saja yang dibeberkan oleh Newton, ia menambahkan pula bahwa bulan November 2016 ini pemerintah AS akan menyelenggarakan pemilihan umum untuk memilih calon presiden dan wakilnya. “Tidak mustahil bila mereka akan menargetkan data storage yang menampung semua data-data pemilih,” kata Newton. Isu tersebut bukan semata-mata tanpa sebab. Newton mengutarakan bahwa beberapa minggu yang lalu data pemilih tetap mengalami kebocoran data. Ia justru melihat bahwa insiden tersebut dapat menjadi celah bagi ISIS untuk mencuri data pemilih.

Hal lainnya yang ia sampaikan adalah vulnerability pada sejumlah perangkat medis yang tersambung ke Internet. “Alat medis yang paling rentan adalah alat pacu jantung,” tegas Newton. Mengacu pada laporan sejumlah praktisi keamanan informasi, Newton mengatakan, “Hingga saat ini peralatan medis yang terintegrasi dengan teknologi masih banyak yang belum diperbaiki vulnerability-nya. Semua data dan informasinya tersimpan di Internet.”

Selain vulnerability di sejumlah perangkat medis, Newton pun memprediksi bahwa keamanan data rekam medis harus menjadi skala prioritas. “Kasus peretasan yang menimpa Anthem tahun lalu adalah sebuah bukti di mana keamanan data rekam medis menjadi incaran penyerang. ISIS pun akan menyasar data tersebut,” unkap Newton. Ia mengingatkan semua profesional keamanan informasi untuk berkaca pada kasus yang menimpa Anthem. Mengingat data rekam medis jauh lebih menggiurkan daripada data sensitif lainnya.

Tren keamanan informasi di tahun 2016 ini nampaknya semakin menarik. Bukan hanya PKWare saja yang mencoba untuk memprediksi tren serangan, firma keamanan seperti ESET telah melakukan hal yang sama. Firma yang bergerak di bidang anti virus itu memprediksi bahwa tahun ini khususnya perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur kritis mewaspadai serangan BlackEnergy. ESET menjelaskan bahwa grup peretas BlackEnergy telah membuat sebuah malware canggih yang dapat melumpuhkan industrial control system tanpa bisa bisa terdeteksi.

Comments

comments

About the Author

Iqbal Ramadhan

- Have a strong passion in security and social studies, journalism and public speaking. Used to be a former student of UNPAD IR Studies. Married man and father of a son. Love his hometown, City of Flower.

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>